alti's posts with tag: heart

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag heart
Musicmusik2 galau... :(Jun 28, '08 8:10 AM
for everyone
If You Want Me Once Ost Marketa Irglova and Glen Hansard 
BILA TIBA SATU WAKTU  BIBUS 
Leave Once Glen Hansard 

Life is so unpredictable....
today God call one of the greatest man I've ever known
He's a warm and humble man...
Am not going to say Goodbye..
just wanna say...see you in another place..
Am gonna miss you mas miko...

And may God always be with mba vivie dan viko

Blog EntryMANILA (Another story about LOVE)Apr 17, '08 6:39 AM
for everyone

Manila

…hidup memang tidak akan pernah bisa diramalkan…

Manila duduk sendiri di ruangan kantornya yang penuh dengan dekorasi berwarna hitam dan putih, menatap layar computer yang penuh dengan ide – ide gilanya untuk bisa membuat sebuah program acara yang spektakuler. Merasa penat terus berkutat dengan pekerjaannya Manila turun ke lantai 1 untuk sedikit menyegarkan kembali otaknya dengan mengeluarkan sebatang rokok menthol.

Lantai satu Teras kantor

Sambil berkelakar dengan teman-teman kantornya yang memang “gila”, Manila  terus menghisap rokoknya dalam – dalam, pikiran tentang pekerjaan sedikit menghilang diganti tawa tak terkontrol dari Bima, Joe, Lara dan Rasty juga Manila. Sesaat kemudian seorang lelaki bertubuh besar, kulit hitam, hidung mancung dan bibir tipis menghampiri mereka dan menyapa Bima seketika Manila terkesima, dan mengingat – ingat pria tersebut, dan Manila ingat dia adalah teman sekolahnya semasa SMA.

“…ya dia bara, ganteng juga dia sekarang, ngapain dia ama Bima?” Manila berkata dalam hati. Tidak lama Bima mengenalkan Bara pada Joe , Lara, Rasty dan Manila.

Manila?”Tanya Bara keheranan

“Hai Bar….apa kabar?” Manila berkata

“Baik…lo disini sekarang?” Tanya Bara

“Iya….bareng Bima, lo kenal juga ama orang gila ini” Tanya manila sambil tertawa melirik Bima.

Setelah 5 menit bercakap – cakap dengan Bara, Manila kembali ke ruangannya untuk segera menyelesaikan sebuah program acara yang memang harus segera di serahkan pada Bos nya jam 5 sore ini. Terus berkecamuk dengan ide – idenya, Manila sampai tak melihat Bara ada di pintu ruangannya….

“Hei Bara…sori, udah lama di situ?”

“Lumayan…sibuk ya?”

“Ya..deadline euy..”

“oo…gw Cuma mau pamit aja kok”

“mau balik lo?..ya udah ati – ati ya…awas lu di bawa bandel ama si Bima”

Mereka berdua tertawa di iringi omelan Bima yang merasa di ejek terus oleh Manila.

Mobil Bara

“Bim…udah lama lo sekantor ama Manila?” Tanya Bara

“ Udah setaunan ini deh….lo kenal dia dimana Bro?” Bara balik bertanya

“ Manila temen SMA gw….” Jawab Bara

“Kayanya bukan temen sembarang temen SMA nih….jangan – jangan Manila mantan pacar lo lagi? Selidik Bima

“Ga sih…Cuma dulu gw pernah nyatain ama dia gitu Bro” cerita Bara

“Apa????? Lo nyatain ama Manila? Diterima lo?” Tanya Bima penasaran

“Ya gal ah…kalo gw di terima daritadi gw udah bilang Manila mantan pacar gw, bolot lo!Seloroh Bara.

Bima dan Bara melanjutkan percakapan tentang acara musik yang akan mereka buat. Dan tibalah mereka di Café biru untuk bertemu dengan Murti, seorang vokalis wanita yang sedang di gandrungi anak muda sekarang ini,  yang akan di pakainya pada acara musik yang belum ada nama itu. Selesai mengobrol dengan Murti , Bara mengantar Bima pulang.

“Bar..thank you Bro, ketemu rabu ya!”

“Siap Bos…Eh titip salam buat Manila ya Bro!”

“Wah….ngarep nih….” Seru Bima sambil tertawa

SPECTRUM OFFICE

Ga biasanya Manila dating terlambat, tapi pagi ini sudah jam 12 Manila baru datang di kantor. Manila langsung masuk ruangannya dan sudah ada Bima dan Rasty disana, Manila memang satu ruangan dengan Bima Rasty dan Rara, mereka menyebut ruangannya dengan sebutan “Torture Room” karena di ruangan ini mereka tersiksa untuk membuat program-program andalan, karena mereka juga adalah orang – orang unggulan di divisi program.

Manila…kemana aja lo? “ Tanya Bima

“ Iya nih…daritadi kita tungguin juga “ Tambah Rasty

“Ga enak badan gw…” JAwab Manila

“Eh sakit badan lo bakal ilang kalo denger kabar gw”kata Bima

“emang kabar lo segitu ampuhnya?” Tanya Manila

“Mau tau ga?”

“Apaan sih?” Tanya Manila

“Lo dapet salam….”

“dari?”

“LElaki Ganteng bernama Bara” Teriak Bima sambil tertawa

“o ya?? Bara nyalamin gw?” Tanya Manila

“Salam balik deh kalo gitu Bim….eh trus dia bilang apa lagi Bim?”

“dia bilang dulu dia pernah nyatain ama lo tapi di tolak, kasian banget sih lo tolak tu anak, tapi gw yakin lo nyesel sekarang, soalnya Bara banyak yang  suka sekarang, ganteng dia” KAta Bimna

“yee…sapa juga yang nyesel…biasa aja tuh” jelas Manila, padahal dalam hati Manila memang mempunyai sedikit penyesalan kenapa dulu dia menolak Bara, padahal BAra dari dulu emang ganteng, and know how to treat a woman  Cuma dulu yang bikin Manila menolak bara hanya karena dia berumur 2 tahun lebih muda dari Manila, dan Manila ga mau di ketawain temen-temen se gank nya karena pacaran ama anak kecil.

Teras Depan kantor

Sepulang kantor teman – teman kantor Manila seperti biasa berada di teras dan merokok sebelum mereka benar – benar pulang kerumah. Bara datang menjemput Bima. Manila dan Bara terlihat mengobrol sebelum akhirnya Manila pulang di jemput Jack.

“itu lakinya Manila?’ Tanya Bara

“ Yang gw tau sih begitu, mereka nikah muda Bar” jelas Bima

“Manila udah nikah? Kenapa lo ga bilang dari kemarin?” kata BAra

“Ya gw piker lo udah tau, tapi tadi salam lo udah gw sampein” kata Bima

“ah..gila lo!...udah punya laki dia!” kata BAra

“Tapi dia titip salam balik tuh buat lo!” kata Bima

“o ya?...ah tapi tetep aja dia udah ada yang punya” kata bara

“yo’i…forget it man…we still got plenty of woman to catch up” seloroh Bima

Mobil Manila-Jack

Lagu – lagu Lisa ekdahl kesukaan Manila mengalun di mobil, sambil bernyanyi nyanyi Manila mengajak ngobrol Jack

“so jack what you doin today?” Tanya Manila

“it just an ordinary day for me” jawab Jack sambil terus menulis SMS

Manila kembali bernyanyi, sambil menatap jalanan yang memang agak macet sore ini, mungkin karena besok long weekend. Dan memang setiap long weekend kota Bandung selalu di banjiri mobil2 luar kota yang siap menyerbu setiap pusat perbelanjaan di kota kembang ini.

Handphone Jack berbunyi

“ hei sob….yes, tonight? Bisa banget sip jam 10 gw cabut dari rumah ok?” kata jack

“ mau kemana?” Tanya Manila

“itu si oki mau ada bisnis katanya, jadi nanti jam 10 aku pergi ya?” kata jack

“hhmm ok” Jawab Manila, Padahal Manila ingin berdua jack di rumah setelah satu minggu ini mereka sibuk karena pekerjaan.

Rumah Jack – Manila

Sesampai di rumah, Jack langsung mandi sedangkan Manila langsung menyalan Tv dan menonton acara kesayangannya American Idol. Dulu Manila sangat ingin menjadi seorang penyanyi, tapi keinginan itu sepertinya pupus di tengah jalan, dari bernyanyi solo sampai menjadi vokalis sebauh Band sudah pernah di jalani Manila, menelurkan 2 buah single yang sempat di rilis pun pernah di rasakan Manila, tapi sepertinya menyanyi memang bukan jalan yang sudah disediakan Tuhan untuk Manila. Belum lagi ijin dari Jack yang agak susah di dapatkan ketika kegiatan bernyanyi sedang di lakukan Manila. JAdi Manila lebih memilih menghapus cita-citanya menjadi penyanyi, padahal Manila punya suara yang unik.

Jack selesai mandi dan langsung pamit pada Manila

“Jack pulangnya jangan kemaleman ya…aku takut sendirian nih…ya?” bujuk Manila

“Ya aku ga janji ya, soalnya kan gat au kita bakalan ngobrolnya ampe berapa lama” kata Jack

“Aku pergi ya Manila” Jack Pamit

Manila meneruskan menonton Tv dan saat ini Three Wishes ulangan yang sedang menyedot perhatian Manila. Three Wishes adalah sebuah acara yang mengabulkan 3 permintaan dari 3 orang yang berbeda, yang pertama adalah seorang anak kecil dengan kurdi roda karena mengalami gangguan pada otaknya tetapi dia punya harapan dan cita – cita ingin membangun sebuah perpustakaan kota karena dia mempunyai ratusan buku di rumahnya yang sudah dia baca, yang kedua adalah seorang pembawa handuk dan minum di lapangan Rugby sebuah sekolah di Amerika, anak ini sangat mencintai Rugby tapi dia tidak bisa bermain karena kelemahan fisiknya, dan dia mempunya harapan untuk bisa menjadi seorang pelatih dan bisa membuat tim nya bangga, sedangkan yang ketiga adalah seorang ibu dari satu anak dan juga guru vocal yang tiba-tiba pada satu pagi kehilangan pendengarannya, harapannya adalah bisa mendengar kembali, karena dia ingin kembali bisa mendengarkan suaran anaknya yang baru 2 tahun dan suara murid2 choirnya.

Manila menangis sepanjang Three Wishes, Manila memang seorang yang perasa, gampang menangis tapi bukan cengeng, dia hanya gampang tersentuh oleh hal – hal yang sentimental.

Jam 12 Malam sudah lewat tapi Jack masih juga belum pulang, Manila menahan kantuknya karena dia ingin menunggu Jack pulang, sampai akhirnya Manila tertidur di depan televisi.Jam 5 pagi Manila terbangun.

‘where is jack” Tanya manila dalam hati

Manila meraih ponselnya dan menelpon jack tapi tidak di angkat. Berulang kali Manila mencoba untuk menelpon tapi tetap tidak ada jawaban. Akhirnya Manila memutuskan untuk kembali tidur walaupun hatinya tidak tenang.

Jam 7 pagi Manila kembali bangun, dan mendapati Jack masih dengan pakaian semalam di sofa di dekat Manila tidur, Manila melepaskan sepatu jack dan mencium Jack, seketika itu juga tercium bau alcohol yang menyengat. Manila sedih karena jack kembali menenggak alcohol, padahal Jack sudah janji pada dirinya untuk berhenti minum.

Manila mandi dan menyiapkan makanan untuknya dan juga untuk Jack. Jam 12 siang Jack bangun dan langsung mandi. Selesai mandi mereka berdua duduk di meja makan .

“Where have you been Jack?” Tanya Manila

“Ke Yodium bareng oki dan anak-anak” jelas Jack

“Sampe jam berapa?” Tanya Manila

“Jam 5..” jawab Jack

‘Ga mungkin aku jam 5 bangun dan kamu ga ada” desak Manila

“ ya jam 5 lebih mungkin ya…” elak Jack

“ You drink last night?” Tanya Manila

“sedikit…” JAwab jack

“ you promise me…” kata Manila

“ alah Cuma dikit juga!” jawab jack sambil sedikit kesal

Kringgg

Telpon rumah berbunyi dan Manila yang menjawabnya.

“hallo..”

“Jack ada Manila?”

“Ini siapa?”

“Dandi…Manila

‘ooo bentar ya Dandi”

“Jack…it’s for you”

Jack dan Dandi bercakap di telpon cukup lama dan sambil menunggu Manila mengambil laptop hitamnya dan segera main game kesukaannya Chocolatier 2. Rencananya hari ini Manila ingin mengajak Jack untuk pergi ke daerah Lembang dan makan di sana, katanya ada tempat makan baru di sana, mumpung hari minggu. Terdengar Jack menyudahi pembicaraannya di telpon dengan Dandi, Manila segera menghampiri Jack untuk mengatakan niatnya mengajak Jack ke LEmbang..Tapi belum sempat Manila mengungkapkan keinginannya….

Manila…at 3 o’clock aku pergi ama dandi ya? Mau liat pameran motor2 klasik ok?” kata Jack

“Can I come?” Tanya Manila

“yah ga usah deh…ini kan laki semua” jelas Jack

‘Tadinya kan aku mau ngajak kamu makan di lembang jack” jelas Manila

“aduuhh ntar aja deh ya…kan masih ada minggu depan, ok sayang?” kata Jack

Akhirnya Jack pergi dan sebelum pergi dia menyuruh Manila untuk menelpon temannya untuk menemani Manila di rumah atau jalan – jalan keluar, karena sebelum Jack pergi Manila masih merajuk untuk ikut. Manila mencoba menghubungi salah seorang teman lamanya Navo yang akhir2 ini memang sering berhubungan dengan Manila

“hai Nav, lagi ngapain lo?” Tanya Manila

“ga ngapa-ngapain sih…kenapa la? Tanya Navo

“Jalan yu…bosen nih di rumah sendirian mulu dari kemarin” kata Manila

“sendirian mulu, laki lo mana?” Tanya Navo

‘ dari kemarin dia sibuk mulu ama temen2nya” JElas Manila

“ih kebiasaan ya laki lo…nyuekin istrinya” kata Navo

“tapi ka nada lo NAv yang ga nyuekin gw…yu..yu pergi yu” bujuk Manila

“yee emang gw laki lo! Ya udah lo jemput gw aja ke rumah ya! Tapi gw permit dulu ama laki gw ya!” kata Navo

Manila segera meluncur ke rumah Navo, disana Manila bertemu suami Navo, Brian dan 2 anak mereka Kala dan Jangga. Setelah pamit pada mereka , Manila dan Navo segera meluncur ke Paris Van Java satu tempat yang paling rame saat ini di kota bandung, karena suasananya yang berbeda dan menyenangkan. Di sana ada satu tempat makan favorit mereka Café Halaman.

Café Halaman

Sesampai di café halaman mereka langsung memesan makanan, biasanya Manila dan Navo akan memesan makanan yang berbeda supaya mereka bisa saling menukar makanan mereka dan saling mencicipi. Dan malam itu Manila memesan Sop Buntut Bakar sedangkan Navo memesan Chicken Cordon Bleu. Sambil menunggu pesanan datang Manila mengeluarkan sebungkus rokok mentholnya dan mengambil untuk segera di hisap, Manila selalu merasa setiap kekesalan dan kekecewaannya bisa tenggelam ketika dia mengeluarkan asap rokok dari mulutnya. Maka dari itu Manila tidak pernah bisa lepas dari rokok menthol kesayangannya. Ketika Navo dan Manila bercakap – cakap, dari kejauhan terlihat sosok besar dan lucu, dan Manila segera yakin bahwa itu adalah Bima. Dan memang benar itu Bima….

“wweeesss ada 2 cewe cantik neh….” Seru Bima

“eehhh ada beruang madu neh…”timpal Navo

“yah..beruang madu…udah lama ga ke kantor lo NAv, kemana aja?’ Tanya bima pada Navo

“ yah gw kan punya laki punya anak masa gw nongkrongin kantor lu mulu, lagian si Manila nya juga udah lama ga minta jemput” jelas Navo

Manila memang sering meminta jemput Nav, kalo jack ga bisa jemput atau pas ga bawa mobil. Makanya Navo deket dengan teman – teman kantor Manila. Obrolan mereka pun semakin seru, mulai membicarakan orang – orang kantor sampai lagu – lagu yang sedang di bawakan oleh La luna yang saat itu sedang main di Café Halaman. Kebetulan Manik vokali La luna teman Manila, begitu Manik tau ada Manila, Manik langsung  mendaulat Manila untuk ikut bernyanyi bersamanya di stage. Manila dengan senang hati menyanyikan penggalan kisah lama bersama Manik, dan personil La luna lainnya Boyan dan uti. Ketika Manila kembali ke meja, ternyata Bara sudah ada di sana bersama Navo dan Bima.

“eh ada Bara…kapan datang kok ga keliatan?” Tanya Manila

“cciiee yang baru jadi penyanyi..ampe ga ngeliat aku datang” ejek bara

“dih gitu banget sih…”kata Manila sambil tertawa

“eh kenalin ini Navo, temen gw” kata Manila

“wah navo sih udah gw kenal dari dulu..sebenernya gw kenal lakinya si brian” kata Bara

Sepanjang sore itu jadilah mereka berempat, Manila, Navo, Bima dan Bara menghabiskan sore yang dingin karena gerimis mengguyur Bandung sepanjang hari ini. Jam 7 pas mereka meninggalkan café halaman dan menuju tempat mainan anak karena Navo janji pada kedua anaknya untuk membelikan mainan. KEtika menuju tempat parkir, Bara membuka jaketnya dan menutupi kepala Manila agar tehindar dari hujan.  Di tempat parker itu lah mereka berpisah, Manila dan Navo, Bima bersama Bara.

“Hati – hati ya Manila….”kata Bara

“ya..you too guys…bye” kata Manila

Mobil Manila

Colbie Caillat dengan lagunya Bubbly terdengar mengalun di mobil Manila, sambil bernyanyi Manila merasa perasaannya sama seperti lagu Bubbly ini

I've been awake for a while now
you've got me feelin like a child now
cause every time i see your bubbly face
i get the tinglies in a silly place

It starts in my toes
makes me crinkle my nose
where ever it goes i always know
that you make me smile
please stay for a while now
just take your time
where ever you go

The rain is fallin on my window pane
but we are hidin in a safer place
under the covers stayin dry and warm
you give me feelins that i adore

 It starts in my toes
makes me crinkle my nose
where ever it goes
i always know
that you make me smile
please stay for a while now
just take your time
where ever you go

What am i gonna say
when you make me feel this way
I just........mmmmmmmmmmm

It starts in my toes
makes me crinkle my nose
where ever it goes
i always know
that you make me smile
please stay for a while now
just take your time
where ever you go

 I’ve been asleep for a while now
You tucked me in just like a child now
Cause every time you hold me in your arms
Im comfortable enough to feel your warmth

It starts in my soul
And I lose all control
When you kiss my nose
The feelin shows
Cause you make me smile
Baby just take your time
Holdin me tight

Where ever, where ever, where ever you go
Where ever, where ever, where ever you go

Selesai mendengarkan lagu colbie caillat Manila kembali melanjutkan obrolannya dengan Navo

“Nav..gw kok ngerasa seneng ya ketemu Bara?” Tanya Manila

“wah..jangan – jangan lo punya perasaan nih ama Bara, dia cowo yang lo tolak waktu SMA kan?” Tanya Navo

“Iya…dan gw sekarang malah ngerasa nyesel pernah nolak dia” jelas Manila

“hah?...why?” Tanya Navo

“sepanjang tadi kita ngobrol Nav, gw perhatiin Bara, dari obrolannya dari perlakuannya dia ga rubah Nav….dia tetep laki – laki yang know how to treats a woman, sopan dan gentle.” JElas Manila

“lo udah tau dari dulu dia begitu, kenapa lo tolak?”Tanya Navo

“iya ya…am so stupid” sesal Manila

Mobil berhenti di depan rumah Navo, ada Brian di luar yang sedang cuci mobil.

“Cuci mobil kok malem2 gini bri?” Tanya Manila

“Ya ada waktunya sekarang….so kalian dari mana aja?” Tanya Brian

“Di café halaman, eh disana kita ketemu Bara lho…” JElas Navo

“Bara? Bara yang item , tinggi, gede itu ?” Tanya Brian

“Iya, Bara, temen kamu kuliah, dan ternyata Bara dulu naksir Manila “ JElas Navo

“O ya?  Jadi tadi ketemu mantan pengagum donk?” Tanya brian sambil colek colek Manila bercanda.

“ihh apa sih ?” Manila menjawab sambil malu malu

“eh tapi ya dulu tuh si BAra emang disukain ama banyak cewe, soalnya orang nya supel dan kata mantan cewenya sih dia itu gentle, itu yang susah di dapet katanya, itu kata cewe2 dulu di kampus ku ya.” Jelas Brian

“wah makin ada yang makin nyesel neh” canda Navo

“aduuh apaan sih ni…udah deh ah…mending gw balik aja dari pada di sepetin mulu” kata Manila

“yeee ngerasa..” kata NAvo

“udah ah…gw balik ya…thank you ya Nav, thanks juga brian udah ngebolehin istri lo nemenin gw yang kesepian”…kata Manila

“iya…jangan sering – sering aja ya..”jelas Brian sambil tertawa.

“bye..”

Di dalam mobil Manila masih teringat dengan apa yang di bicarakan dan sikap Bara padanya. Setiap beradu mata dengan Bara, Manila merasa ada sesuatu disana, sesuatu yang selama ini dia cari. Dari setiap perkataan Bara, banyak sekali yang menyentuh perasaan Manila dan semakin Manila mengingat percakapan tadi sore di Café Halaman, semakin Manila merasa menyesal pernah menolak Bara hanya karena Bara lebih  muda darinya dan karena takut jadi omongan orang. Manila jadi merasa bodoh kenapa dulu malu menerima lelaki yang begitu baiknya, begitu perhatian padanya, hanya karena umur, toh sekarang pun Manila menikah dengan Jack yang 5 tahun lebih tua , ternyata sikap kekanak kanakannya masih sangat kentara, malah kalo boleh di bandingkan, Bara lebih dewasa dari Jack.

“oh God kenapa gw jadi banding – bandingin Jack ama Bara?..no..no..no…it can’t be! “ Cegah Manila pada dirinya sendiri.

Rasanya Manila ingin kembali mengulang masa itu. Ketika Manila SMA dan satu tim basket bersama Bara. Kembali ketika saat itu Bara menyatakan cintanya di lorong depan ruang tata usaha. Seandainya bisa kembali pada waktu itu, Manila pasti tidak akan menyia nyiakan Bara.

Rumah Jack - Manila

Sesampainya di rumah, Manila mencari Jack, tapi sepertinya  Jack belum pulang, Manila menelpon Jack, tapi ternyata Jack masih bersama Dandi dan teman – teman lainnya di Yodium dan katanya baru jam 12 malam pulang ke rumah. Padahal Manila ingin ada Jack disini, menemaninya menonton TV, minum teh atau mungkin main monopoli berdua seperti yang sering mereka lakukan berdua ketika pacaran dulu. Tapi Manila sudah pada tahap pasrah, karena selama 7 tahun bersama Jack , Manila sudah sering sekali mengingatkan Jack untuk lebih perhatian padanya, pernah pada satu hari mereka berantem hebat, karena ketika Manila tabrakan, Jack susah sekali di hubungi, sampai2 yang mengurus segala keperluan adalah Navo dan Brian, baru keesokan harinya Jack muncul ke rumah sakit setelah dia cek SMS yang navo kirim tadi malam. Yang lebih menyakitkan Manila adalah ketika tabrakan Jack bersama teman2nya di sebuah diskotik minum2 dan bersenang – senang, dari sana lah Manila meminta Jack untuk berjanji tidak keluar malam dan minum2 lagi, tapi hal itu hanya di kerjakan hitungan bulan saja oleh Jack. Setelah itu Jack kembali pada kebiasaan lamanya. Sebenarnya Manila sudah sangat lelah menghadapi Jack yang tidak pernah bisa meninggalkan teman – temannya dan lebih mementingkan hobi. Saat ini Manila kesepian, merasa tidak ada orang yang ada ketika dia membutuhkan, apalagi ketika Manila ingat kedua orang tuanya yang baru saja meninggal, disaat Manila butuh sebuah pelukan, butuh kata – kata yang menenangkan, butuh seseorang yang mendampinginya ketika dia sedih, Manila merasa Jack tidak pernah ada di moment – moment penting dirinya.Untuk Jack hobi dan teman selalu jadi prioritas.

Manila menunggu Jack datang, dia menangis sampai tertidur.

  ......to be continue......

Blog EntrySacrifice of loveApr 14, '08 6:31 AM
for everyone
Begitu tinggi arti sebuah cinta
hingga mampu menutupi luka
Begitu tinggi arti sebuah rasa
hingga mampu melepaskan raga

You are the greatest love of all
Letting you go is not an easy thing
I let you go because of love

You are  the greatest love of all
Letting you go away from my life
is a prove of love

Biar kurasakan cinta walau sesaat
Merasakanmu memelukmu
Biar kurasakan rasa walau sekejap
Menikmati setiap  kata yang kau ucap

Blog EntryDon't ask whyApr 14, '08 6:28 AM
for everyone
Tak perlu cari tau
Siapa yang di persalahkan
Semua ini memang
seharusnya terjadi

Tak perlu cari tau
Alasan kenapa cinta datang
Dia ada karena kita
merasakan dalam hati

Memang takdir yang
menyatukan kita saat ini
dan karena takdir pula
kita berpisah untuk saling melengkapi

Coba hilangkan rasa sesal
karena itu tidak perlu
Kau adalah kenangan terindah
yang terjadi dalam perjalanan
hidupku.....

Blog EntrySwing RomanticApr 14, '08 6:26 AM
for everyone
Intimacy, Romantic
Make love grow faster
like what we've done
it grow like a roses
Red and Beautiful

Intimacy, Romantic
Make us fly through the moon
Dreaming what we wish for
destroy and dead

Romantic is a poison
Intimacy is a knife
Make it grow faster
than kill it slowly
and die...

Blog EntryIngkari rasaApr 11, '08 10:15 PM
for everyone
Nyanyian hati tak akan pernah ingkar
Membawa kejujuran rasa yang tersisih
Mencoba ingkari rasa
tapi hanya perih yang menghampiri

Rasa tak mungkin di pungkiri
Dia ada untuk ku nikmati
Walau dengan luka yang terus terasa
Mampukah hati menahan rasa cinta yang tersakiti

Tak ingin ku tinggalkan cinta ini
Biarkan ku nikmati cinta walau tersakiti

Blog Entryjust wanna be lovedApr 11, '08 10:13 PM
for everyone
I never ask you much
Just ask you to love me endlessly
I am scared losing your love...
I am scared losing your love...

Maybe am just  a shadow
Hiding behind your heart
Trying to hold  on you
I am only  a woman who's heart been stolen..

You took my heart away
But you can't perfectly mine
Am just a shadow
Hiding behind your heart

Blog Entrysepi.....Apr 11, '08 10:05 PM
for everyone
Ketika hanya harap yang ada
Saat itu aku merasa sepi
Mungkin kita tidak pernah menjadi satu
Tapi malam ini ku hanya
Mengharapmu di sisiku

Biar aku habiskan sisa malam ini bersamamu
Menikmati malam menjelang pagi...

Hanya ingin bersamamu
Menikmati rasa yang tersisa
Karena esok takkan lagi menjadi milik kita



Blog EntryLIFE IS A CHOICEApr 6, '08 12:09 AM
for everyone
inget banget sama temen siaran waktu di sky dulu namanya NONI,dia selalu bilang...LIFE IS A CHOICE, yap agree with her!!
Apalagi kalo pilihan itu bukan diantara 2, tapi diantara banyak pilihan yang ada. Mencoba memilih mana pilihan yang terbaik dengan  menimbang dan memikirkannya, tapi tetep semua ada resiko dan konsekwensi yang harus di ambil. Untuk sampe pada keputusan akan memilih yang mana , tetep juga masih ada keraguan bener apa ga ini yang harus di ambil.....
Damn..it's hard! but i've got to choose......
and the decision is....STAY IN BANDUNG....
tapi....tuh kan tetep aja tapi nya ada... :P......

HARD DECISION
HARD DECIOSION
HARD DECISION
HARD DECISION

Blog EntryMiracleMar 5, '08 7:27 AM
for everyone
miracle..
something that we can't explain
miracle...
something that makes us amaze
miracle..
happen to people who believe it...
Do you believe miracle?

A miracle is an event which creates faith. That is the purpose and nature of miracles. Frauds deceive. An event which creates faith does not deceive: therefore it is not a fraud, but a miracle.

George Bernard Shaw quotes (Irish literary Critic, Playwright and Essayist. 1925 Nobel Prize for Literature, 1856-1950)



Blog EntryNever know...never knowMar 5, '08 7:22 AM
for everyone
I never know...
what's going to happen
on my next day

But Today
I know GOD gad a plan for me

GOD know I want to be loved
and there he is..
GOD send me a loving tender man
Full of love

and at that moment...
he already got my heart..
now...you are the owner of my heart

Blog Entrylittle dirt mudMar 5, '08 7:02 AM
for everyone
...maybe am just a liitle dirt mud in your way to get happiness.....

Blog EntryThis Strong FeelingJan 11, '08 4:32 AM
for everyone
For a few days
I remembering u...always
don't know why
maybe I miss u

there's one thing
that I believe...
in a few days..maybe tomorrow
we'll communicate...

and it happens
you send me message
and we're talking on the phone

Oh God....
it's so magical
I hear your voice again
and we sharing stories

hhmmm....we stilll got this strong feeling aren't we?
but if God give us this feeling so strong
why HE didn't give us togetherness?



Blog EntryPuisi untuk ibu ..(Love u Mom...)Nov 16, '07 1:13 AM
for everyone
Pernahkah terpikir olehmu menjadi seorang wanita utuh
pernahkah kau berpikir menjadi seorang istri untuk arjunamu dan ibu putra mu...
Menjadi wanita utuh membutuhkan batin dan hati yang tak luruh menjadi wanita utuh membutuhkan fisik dan pikiran yang tak runtuh
Buntu, lirih, runtuh, pedih, luruh , sedih batin wanita utuh berpeluh! keluh, gaduh. bimbang, tenang pikir wanita utuh terlentang!
Pertarungan batin dan hati bagaikan kain putih yang terkoyak belati
wanita utuh, bijaksana bagaikan hati salju berbalut baja
siapa mampu berbuat seperti wanita utuh??
ibu.....

Blog Entrystranger over my soul Nov 16, '07 1:11 AM
for everyone
When the night has broken I try to sleep to ignorance not the heat of the night i worried only tears come out deeply Sorry not to serve you well but my heart say you're the stranger didn;t mean to ring a bell but baby i try to see to be a better me to be a better you let me be me...let it free let it be mine..let it flow

Blog Entryunder the light of the moon Nov 16, '07 1:10 AM
for everyone
Walking to the empty street
just me and the light of the moon shining on the street
making me dancing like there's no other
the time stop spinning let me be the one in your arms
still under the light of the moon
We're kissing to find true love!!

Blog Entrypurnama ku Nov 16, '07 1:07 AM
for everyone
malam tadi..aku bertanya pada bintang..."dimanakah gerangan bulan berada?" karena dari semenjak malam menjelang aku tidak melihatnya!! Bintang menjawab..."Bulan sedang bersembunyi di balik awan...dia sedang bersedih!"..."mengapa dia bersedih?"..kataku.....Bintang menjawab.."dia bersedih karena tidak bisa menunjukkan dirinya yang sebenarnya....setiap orang selalu menginginkannya menjadi purnama..dan saat ini dia sedang sabit"...."berarti bulan seperti diriku.....aku bisa merasakan apa yang bulan rasakan....tidak pernah bisa menjadi diri sendiri....ada ada sisi lain yang tidak kita inginkan!"kataku... aku pun berlalu dan berpamitan pada bintang...aku menuju peraduan sambil terus memikirkan bulan... " bulan seandainya kita bisa berbicara...kita akan bersama mendulang rasa yang sama-sama kita rasakan....bulan..dihadapanku kau tidak perlu menjadi hanya purnama..karena aku pun masih bisa menikmatimu ketika kau menjadi sabit" tiba-tiba perasaan senasib dengan bulan ini menjadikan ku menginginkan bulan ada di sampingku..untuk sama-sama merasakan kepedihan dan kebahagian bersama..."bulan aku merindukan sinarmu...biarkan aku melihatnya walau sedikit...jangan malu untuk keluar bulan..karena aku menerima mu apapun adanya baik purnama maupun sabit"... seperti mendengar perkataanku bulan pun sedikit - sedikit menyibakkan awan yang terus menggelayutinya..."bulan akhirnya kau keluar...aku menunggu saat ini..untuk bisa bercerita kepadamu..tentang 2 sisi hidupku..dan sepertinya kita sama bulan..." Mulai dari malam bulan kembali menunjukkan wujudnya...aku mulai bercerit...entah ketika purnama ataupun sabit....aku mulai bercerita tentang kehidupan yang juga mempunyai 2 sisi seperti bulan...yang mempunyai purnama dan sabit... aku mulai bercerita bahwa sabit dalam hidupku adalah aku dengan kungkungan norma dan jeruji kemunafikan setiap orang ...sedangkan purnama dalam diriku adalah polosnya sebuah jiwa dengan kebebasan hati untuk bisa mengeksplorasi setiap keliaran diri yang muncul setiap saat.... Bulan mendengarkan dengan hati ketika aku bercerita....dan aku pun mengatakan bahwa aku bisa mengerti apa yang bulan rasakan ketika harus bersembunyi di balik awan....aku pun merasakannya....ketika aku menjadi sabit betapa orang sangat mengagumiku...memberiku gelar - gelar kebaikan dalam hidup...tetapi ketika purnamaku tiba...mereka memandangku dengan sinis...juga kata-kata yang melebihi sebilah pisau... oohh...bulan seandainya aku pun bisa bersamamu di atas sana...kita akan menari bersama di bawah terangnya sinarmu...tanpa malu untuk menunjukkan purnamamu dan purnamaku...bawa aku bulan...biarkan aku terbang..... setelah tubuhku terasa ringan dan terangkat....samar-samar ku dengan satu lagu yang memang selalu membuatku teringat akan bulan ku...
Fly me to the moon
Let me sing among those stars
Let me see what spring is like On jupiter and mars
In other words, hold my hand In other words, baby kiss me
Fill my heart with song
Let me sing for ever more
You are all I long for All I worship and adore In other words, please be true In other words,
I love you

Blog Entryparis......thousand memories Nov 16, '07 1:05 AM
for everyone
paris...akan selalu menjadi kota yang paling romantis ketika itu aku berdiri menghadap eiffel mengharap kau hadir ,  iya...kau datang dengan sekuntum bunga dan ucapan romantis aku berdiri mematung dengarkan setiap ucapan yang kau beri... tiupan terompat dari pak tua di seberang rue champs-elysees mendendangkan keromantisan di telinga kita... kita berjalan menuju rue louvre dengan hati yang bersenandung cinta pada setiap ucapmu ku temukan ketulusan hati.. perlahan dalam nuansa terompet pak tua dan nuansa romantis kota paris... kau cium bibirku dengan hangatmu... dunia serasa berputar di sekitarku... hanya ada aku dan kamu.. paris...memang akan selalu menjadi kota cintaku ketika itu aku masih terus merasakan hangat bibirmu.. iya...kau datang dengan sebuah cinta yang bernuansa jingga.. dan membuatku mematung rasakan setiap hentakan jantung.. semilir angin kota paris membuat kita inginkan sebuah kehangatan.. sebuah kehangatan tentang penyatuan jiwa raga menjadi satu cinta.. perjalanan ini memang indah...membawaku pada kegairahan rasa pada setiap langkah yang kita lewati..

Blog Entrybulanku pergiNov 16, '07 1:00 AM
for everyone
bulan penuh itu tidak lagi penuh... dia menghilang seiring kebenaran yang diterimanya.. bahwa sinarnya sudah menghilang dengan kebohongan yang ada... bulir-bulir cinta pun sudah semakin merapuh.. seiring kehidupan yang dijalan dalam pola yang berbeda... keinginan untuk bersama pun semakin pudar karena kita berbeda... kenyataan yang ada, membuatnya menjadi biasa, tanpa istimewa... kehidupan yang berbeda , membuatnya berjalan hanya setapak... hanya ada cinta antara kita tanpa esensi lain dalam hidup... dan ternyata cinta tak pernah cukup.... bulan penuh ku sepertinya tak mungkin lagi aku lihat... hanya bulat sabit yang ada dan itu pun tertutup awan hitam... kelam, memang itu yang ada, tapi biarkan rasa ini menggeliat.. dan hilang dalam temaram malam...

Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help